Enter your keyword

Sesi Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset Bima Kemendiktisaintek 2026

Sesi Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset Bima Kemendiktisaintek 2026

Sesi Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset Bima Kemendiktisaintek 2026

sesi bimbingan teknis penulisan proposal riset bima kemendiktisaintek 2026

Video ini berisi sesi berbagi dan bimbingan teknis bagi dosen/peneliti ITB yang akan mengajukan proposal riset ke skema BIMA 2026, dengan fokus pada pemahaman ketentuan skema, teknik penulisan proposal yang kuat, dan tips praktis agar proposal lebih kompetitif.

Tenggat pengiriman proposal via BIMA tanggal 29 Desember 2025 pukul 15.00 (bukan pukul 23.00).

Tujuan dan konteks

Sesi ini diselenggarakan oleh DRI ITB sebagai bagian dari rangkaian “Sharing Session” untuk meningkatkan kualitas proposal riset sivitas akademika ITB pada pendanaan BIMA tahun 2026. Acara ini berdurasi sekitar 1 jam 51 menit dan dikemas dalam format pemaparan materi dilanjutkan tanya jawab interaktif.

Isi utama materi

Narasumber menjelaskan gambaran umum skema BIMA (tujuan program, jenis pendanaan, kriteria kelayakan, dan luaran yang ditargetkan) lalu mengaitkannya dengan strategi perencanaan riset di tingkat individu dan institusi. Dijelaskan pula poin-poin penting pedoman (template, pembobotan penilaian, kesesuaian tema prioritas, serta aspek administratif yang sering menjadi sumber kegagalan administratif).

Teknik penulisan proposal

Bagian kunci sesi ini membahas cara menyusun latar belakang yang kuat, perumusan masalah dan pertanyaan riset yang tajam, tujuan dan manfaat yang terukur, serta desain metode yang realistis namun ilmiah kuat. Narasumber juga menekankan pentingnya konsistensi antara rumusan masalah, metode, jadwal, anggaran, dan luaran, termasuk cara menulis justifikasi anggaran dan rencana luaran publikasi/hak kekayaan intelektual.

PPT Sharing Session Vol10

Tips praktis dan diskusi

Pada bagian akhir, peserta mendapat berbagai tips praktis, seperti kesalahan umum yang perlu dihindari (misalnya proposal terlalu umum, tidak sesuai fokus skema, atau lemah di metodologi), serta strategi meningkatkan peluang lolos melalui kolaborasi dan pemetaan rekam jejak publikasi. Sesi tanya jawab menyoroti kasus nyata peserta (misalnya penyesuaian topik, pengelolaan timeline, dan integrasi dengan roadmap riset prodi/fakultas), sehingga peserta mendapat panduan yang lebih aplikatif untuk menyiapkan proposal BIMA 2026.

simulasi_nilai_proposal_riset_dikti


ARAHAN RINCI

Latar belakang acara

Teks berisi transkrip Sharing Session Volume 10: Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset BIMA 2026 yang diselenggarakan Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB, dihadiri dosen dan peneliti muda, dengan agenda pengantar dari Direktur Riset dan Inovasi (Prof. Elfahmi), dilanjutkan sesi materi teknis dan tanya jawab. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan dosen dan peneliti ITB dalam menyusun proposal BIMA yang berkualitas, kompetitif, dan sesuai panduan.

Struktur organisasi riset ITB dan ekosistem

Direktur menjelaskan bahwa riset dan inovasi di ITB berada di bawah Wakil Rektor Inovasi dengan tiga direktorat: Direktorat Riset dan Inovasi (mengelola riset TRL 1–6/7), Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST/STP, untuk hilirisasi ke industri, berlokasi di Sumarecon IIP ITB Innovation Park), serta Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran. Ditekankan konsep “ekosistem riset” di mana aktivitas riset dan inovasi menjadi kultur sehari-hari seluruh sivitas, dengan orientasi impact riset yang luas, baik tangible maupun intangible, serta kontribusi terhadap jargon “kampus berdampak”.

Program penguatan kinerja riset internal

DRI meluncurkan program “coaching clinic penulisan artikel ilmiah” berbasis platform (TBSid) dengan skema “dokter publikasi” yang dapat dipilih dosen sebagai coach, difasilitasi co-working space di lantai 6 lengkap dengan suasana kerja yang nyaman. Program ini dimaksudkan untuk mengakselerasi publikasi dan paten, melengkapi berbagai upaya penguatan ekosistem riset seperti roadshow ke fakultas dan pembinaan dosen muda serta mahasiswa S3.

Target kinerja riset dan ranking

Dalam konteks mandat MWA kepada rektor, ITB menargetkan lompatan ranking QS dari sekitar 255 menjadi 150 dalam empat tahun, yang dinilai sebagai target sangat ambisius sehingga memerlukan “kerja-kerja luar biasa” terutama dari dosen sebagai ujung tombak publikasi dan riset. Data internal DRI menunjukkan pertumbuhan publikasi dan dana penelitian yang signifikan, namun masih ada kelemahan pada indikator sitasi per fakultas dan international research network (IRN), sehingga diarahkan fokus pada publikasi di jurnal Q1/top tier dan penguatan integritas riset.

Dana penelitian dan peluang pendanaan

Dipaparkan bahwa secara nasional tersedia pendanaan riset sangat besar, termasuk dari Kemendikbudristek sekitar 3,3 triliun rupiah, dan terdapat skema dengan nilai hingga 2,5 miliar per proposal per tahun (khususnya di jalur riset strategis LPDP), serta contoh peneliti yang memperoleh dana hingga 100 miliar rupiah. Di ITB sendiri, data pertengahan tahun menunjukkan total pengelolaan dana penelitian internal maupun eksternal yang besar (puluhan hingga lebih dari seratus miliar rupiah), dengan peluang yang terus meningkat melalui berbagai skema prioritas dan strategis.

Capaian dan target proposal BIMA/RIKUP

Direktur menyebut bahwa pada tahun sebelumnya jumlah proposal untuk RIKUP dari ITB sekitar 10 dan yang didanai 5, lalu naik drastis menjadi sekitar 25 proposal sehingga diharapkan tingkat keberhasilan juga meningkat. Untuk skema BIMA, ITB sebelumnya mengajukan sekitar 450 proposal dan sekitar 137–140 didanai; target ke depan adalah peningkatan signifikan hingga kisaran 300–400 proposal lolos, dengan menekankan bahwa tidak mengajukan proposal berarti pasti tidak dapat pendanaan.

Penekanan kepatuhan terhadap panduan dan etika

Bagian penting dari pengantar adalah penegasan pentingnya kepatuhan ketat terhadap panduan administratif BIMA (kuota kata, persyaratan kelayakan, format, dll.), karena banyak proposal gugur di seleksi administrasi meskipun substansinya baik. Juga diingatkan etika pengusulan, misalnya larangan mengajukan proposal yang sama ke beberapa sumber pendanaan tanpa memperhatikan aturan, dan pentingnya menjaga integritas riset dan pengusulan.

Strategi penyusunan dan bank proposal

Direktur mendorong dosen untuk tidak menunggu mendekati tenggat, karena pengalaman menunjukkan sistem sering padat (ribuan proposal masuk mendekati deadline) yang menimbulkan kesulitan teknis dan administrasi. Disarankan membangun “bank proposal” yang diturunkan dari roadmap riset yang jelas, sehingga pada setiap call pendanaan peneliti cukup melakukan penyesuaian dengan skema (prioritas vs strategis, jenis riset, dan fokus tema).

Indikator penilaian substansi proposal

Dipaparkan indikator penilaian seperti rekam jejak relevan, kualitas referensi dan sitasi, metode, relevansi anggaran, serta keterlibatan pihak lain (misalnya konsorsium, perguruan tinggi 3T, dan mitra). Diberikan tips strategis, misalnya mengutamakan citasi karya sendiri dalam bagian state of the art (selama relevan) untuk memaksimalkan skor pada indikator rekam jejak, serta menyusun anggaran yang logis per tahun dan sesuai tahapan riset (bukan sekadar membagi rata atau menggandakan pembelian).

Perubahan teknis BIMA: jam submit dan OTP

Bagian admin mengingatkan bahwa mulai tahun ini batas submit proposal bukan lagi 23.59 tetapi pukul 15.00, agar tidak terjadi penumpukan di malam hari. Sistem BIMA kini menggunakan OTP yang dikirim ke email satu akun (ketua atau admin pusat), sehingga koordinasi dan pengingat password perlu dipersiapkan jauh hari; permintaan bantuan ke admin BIMA nasional di hari terakhir sering tidak terjawab karena beban nasional yang tinggi.

Persyaratan ketua, anggota, dan kuota usulan

Dalam sesi Deputi, dijelaskan bahwa ketua tim peneliti wajib memiliki NIDN/NIDK/NUPTK dan ID Sinta yang telah disinkronisasi dengan BIMA, karena data diambil dari PDDikti, Sinta, Scopus, dan Web of Science. Anggota dapat meliputi dosen (termasuk yang status izin belajar), mahasiswa aktif, dan masyarakat umum pemilik NIK/paspor, dengan insentif khusus jika melibatkan perguruan tinggi dari kluster yang lebih rendah atau 3T untuk meningkatkan inklusivitas riset.

Skema, bidang fokus, dan penyesuaian panduan 2026

Panduan BIMA 2026 mengalami beberapa penyesuaian dibanding tahun-tahun sebelumnya, termasuk kuota dan persyaratan pengusul untuk skema Penelitian Fundamental Reguler, Penelitian Disertasi Doktor (PDD), Penelitian Tesis Magister (PTM), serta skema lain di bawah Direktorat Pembinaan Talenta Riset, DPPM, dan hilirisasi/PHK. Terdapat delapan bidang fokus prioritas nasional (misalnya pangan, kesehatan, energi, maritim, pertahanan, digitalisasi/AI/semikonduktor, manufaktur & material maju, serta hilirisasi & industrialisasi) yang sebagian besar dirumuskan melalui forum KSTI di ITB, sehingga ITB didorong untuk menjadi pelaku utama, bukan sekadar perumus.

Waktu pelaksanaan dan alasan call lebih awal

Panduan 2026 dikeluarkan di akhir 2025 dengan niat agar call pendanaan Desember bisa diikuti pengumuman Januari–Februari, sehingga peneliti memiliki waktu efektif hampir satu tahun untuk pelaksanaan dan penyusunan luaran. Hal ini memperbaiki pola lama ketika call baru dibuka Februari/Maret dan dana efektif berjalan Juni, sementara laporan kemajuan sudah diminta Juli/Agustus, yang dirasakan sangat sempit bagi peneliti.

Pesan motivasi dan budaya riset ITB

Direktur menutup pengantar dengan ajakan kuat agar dosen dan mahasiswa (terutama S3, juga S1/S2) aktif menulis proposal dan publikasi, menempatkan riset sebagai bagian dari “CSR pribadi” bagi dosen yang sibuk proyek: mungkin dananya tidak sebesar proyek, tetapi dampak akademik dan reputasinya sangat besar. Disampaikan juga gagasan “be professor under 40/50/60” sebagai jargon motivasi, serta penekanan bahwa kontribusi penelitian tidak hanya monopoli profesor; dosen muda dan mahasiswa pun diharapkan menjadi motor produktivitas publikasi dan riset ITB.

TEMPLATE DOCX PROPOSAL BIMA

template-REV-PROP-BIMA-2025-Isian Substansi Proposal Penelitian Dasar (docx)

template-REV-PROP-BIMA-2025-Isian Substansi Proposal Penelitian Dasar

Screenshot

Hits: 52

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

EnglishIndonesia