Enter your keyword

Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi ITB 2026: Catatan dari Sosialisasi Program Riset & Inovasi

Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi ITB 2026: Catatan dari Sosialisasi Program Riset & Inovasi

Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi ITB 2026: Catatan dari Sosialisasi Program Riset & Inovasi

Oleh: Dasapta Erwin Irawan

Pada awal tahun 2026, Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB kembali menggelar sosialisasi Program Riset dan Program Inovasi. Acara ini dibuka oleh Direktur DRI, Dr. Elfahmi, dan menjadi momentum penting untuk mempertegas arah besar riset ITB dalam mendukung visi institusi menuju universitas berkelas dunia.

Blogpost ini merangkum poin-poin strategis dari sesi tersebut—mulai dari pesan pembukaan, arah kebijakan riset dan inovasi, hingga skema pendanaan terbaru. Tabel-tabel ringkas juga disertakan agar pembaca dapat langsung memahami struktur program riset dan inovasi tahun 2026.


1. Pembukaan: Menyatukan Energi Sivitas Akademika

Moderator membuka sesi dengan ucapan syukur dan perkenalan jajaran pimpinan DRI: Elfahmi, Nur Ahmadi, dan Isti. Setelah menyampaikan susunan acara, moderator menegaskan bahwa meski kegiatan berlangsung luring, rekaman akan tersedia bagi dosen dan mahasiswa yang tidak dapat hadir.


2. Apresiasi dan Konteks: Menyambut Tahun Riset dan Inovasi Baru

Direktur menyampaikan apresiasi kepada dosen serta mahasiswa pascasarjana yang tetap hadir di tengah padatnya kegiatan akademik. Sosialisasi ini merupakan lanjutan dari diskusi terkait Pusat Penelitian dan Pusat Unggulan IPTEK yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya.


3. Menatap Target 2030: Jalan Menuju Peringkat 150 Dunia

Salah satu fokus utama sosialisasi adalah target besar ITB:

  • Masuk Top 150 dunia pada tahun 2030
  • Saat ini berada di peringkat 255 (2025)
  • Dibutuhkan peningkatan ±26 peringkat per tahun

Indikator yang paling menantang adalah Citation per Faculty (CPF). Skor ITB masih di bawah 10, sementara universitas benchmark seperti UKM Malaysia mendekati 100. Hal ini menjadikan publikasi Q1 sebagai salah satu sasaran strategis karena kontribusinya yang sangat tinggi terhadap CPF.


4. Skema Riset ITB 2026: Ringkasan dalam Bentuk Tabel

Di bawah ini adalah tabel ringkasan komprehensif seluruh skema Program Riset ITB 2026:

Tabel Ringkasan Program Riset ITB 2026

Skema Deskripsi Tujuan Persyaratan Pengusul Luaran Wajib Dana Maksimum
Riset Unggulan ITB Riset strategis bagi dosen dengan rekam jejak kuat Memperkuat riset unggulan dan kontribusi keilmuan Dosen tetap, melibatkan 1 dosen & 1 mahasiswa Publikasi Q1 150 juta
Riset Internasional ITB Kolaborasi dengan universitas Top 100 QS Meningkatkan jejaring & reputasi global Dosen tetap, LOI mitra luar negeri Publikasi Q1 kolaboratif 150 juta
Riset Dosen Muda ITB Untuk dosen dengan masa kerja ≤ 8 tahun Akselerasi kualitas riset peneliti muda Masa kerja ≤ 8 tahun; 1 dosen; 1 mahasiswa Publikasi Q1 150 juta
Riset Peningkatan Kapasitas Peneliti Untuk dosen >8 tahun yang belum pernah menjadi ketua riset Menguatkan kemandirian riset >8 tahun; belum pernah PI 5 tahun terakhir Publikasi Q2 100 juta

5. Skema Inovasi ITB 2026: Mendorong Prototipe dan Hilirisasi

Selain riset, DRI juga menyoroti dua skema inovasi yang berfokus pada penguatan prototipe dan kerja sama dengan mitra.

Tabel Ringkasan Program Inovasi ITB 2026

Skema Deskripsi Persyaratan Pengusul Persyaratan Mitra Luaran Wajib Dana Maksimum
Inovasi Unggul Berdampak Pengembangan prototipe & validasi TKT awal (3–5) Rekam jejak TKT 3; artikel/HKI; tim ≥ 2 KK Mitra wajib (industri/pemda/UMKM), kontribusi in‑kind Prototipe TKT 4–5; HKI; laporan uji 200 juta
Akselerasi Inovasi Multidisiplin Inovasi TKT menengah (4–6) berbasis konsorsium Rekam jejak TKT 4–5; tim lintas fakultas Kontribusi mitra 1:1, in‑cash min 15% Model fungsional TKT 6; FS; HKI 300 juta

6. Perbandingan Cepat: Riset vs Inovasi

Untuk memudahkan pemahaman, berikut tabel perbandingan antara kedua kategori program:

Tabel Perbandingan Program Riset dan Program Inovasi

Aspek Program Riset Program Inovasi
Fokus Publikasi ilmiah Prototipe, validasi, hilirisasi
TKT 1–6 (variasi skema) 3–6
Luaran Jurnal Q1/Q2 Prototipe, model fungsional, HKI
Mitra Tidak wajib Wajib, khususnya di skema multidisiplin
Dana 100–150 juta 200–300 juta
Keterlibatan Mahasiswa S2/S3 Nilai tambah

7. Tabel Global Seluruh Skema Riset & Inovasi

Tabel Ringkas Seluruh Skema

Kategori Skema Dana Maks Luaran Utama Pengusul Utama TKT
Riset Riset Unggulan 150 juta Publikasi Q1 Dosen mapan
Riset Internasional 150 juta Publikasi Q1 kolaboratif Dosen dengan mitra luar negeri 1–3
Riset Dosen Muda 150 juta Publikasi Q1 Dosen ≤ 8 tahun
Peningkatan Kapasitas 100 juta Publikasi Q2 Dosen > 8 thn, belum pernah PI
Inovasi Inovasi Unggul 200 juta Prototipe TKT 4–5, HKI Dosen + mitra wajib 3–5
Akselerasi Multidisiplin 300 juta Model fungsional TKT 6, FS, HKI Konsorsium + mitra in‑cash 4–6

8. Menggenjot Pendanaan Eksternal: Nasional dan Internasional

DRI mendorong sivitas akademika untuk aktif mengejar pendanaan dari kementerian, BRIN, hingga pendanaan internasional seperti Elsevier Funding List, LDE Alliance, dan berbagai skema industri. Pendanaan ini akan menjadi mesin penggerak tambahan bagi atmosfer riset ITB.


9. CERDAS: Ruang Baru untuk Penguatan Karya Ilmiah

DRI juga meluncurkan CERDAS, sebuah coaching clinic karya ilmiah di Gedung J lantai 6, yang bertujuan meningkatkan keterampilan penulisan dan publikasi ilmiah. Program ini akan menjadi pusat pembinaan untuk memperkuat kualitas proposal dan artikel jurnal.


Penutup

Sosialisasi ini menandai komitmen ITB untuk membangun ekosistem riset dan inovasi yang lebih kuat, inklusif, dan terukur. Dengan skema pendanaan yang diperluas, dukungan terhadap dosen muda dan senior, kolaborasi internasional, serta fasilitas pendampingan seperti CERDAS, target ITB menuju peringkat 150 dunia pada 2030 semakin memiliki fondasi yang solid.


PPT_Sosialisasi Program Riset_150126

 

Program Inovasi Presentation

Hits: 6

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

EnglishIndonesia