Magister Teknik Air Tanah

 

Laman : https://airtanah.fitb.itb.ac.id/

Kondisi hidrogeografi Indonesi yang dikenal sangat spesifik perlu dipelajari dan diteliti lebih mendalam. Selama ini di Indonesia pemahaman mengenai hidrogeologi terbatas pada airtanah sebagai sumberdaya. Padahal selain sebagai sumberdaya yang perlu dikonservasi, air tanah juga dapat berfungsi sebagai kendala teknis yang perlu diperhatikan terutama dalam rekayasa sipil, pertambangan, hidrokarbon, panas bumi, mineral, dan fasilitas bawah tanah.

Beban studi minal adalah 36 SKS. Mata kuliah wajib termasuk tesis terdiri dari 32 SKS, mata kuliah pilihan minimal 4 SKS. Pendidikan dapat ditempuh minimum 3 semester dan maksimum 6 semester (3 tahun).

Profil lulusan/kompetensi

Profil lulusan yang dihasilkan diharapkan mempunyai :

  1. Wawasan dan keterampilan dasar yang digunakan untuk pengembangan air tanah
  2. Wawasan dan kemampuan untuk melanjutkan penelitian ke jenjang doktor di bidang air tanah
  3. Kemampuan untuk mendisain dan memanage suatu penelitian independen di bidang air tanah
  4. Pemahaman dan kemampuan untuk mengaplikasikan ilmu air tanah dalam manajemen sumberdaya air, kerekayasaan, konservasi lingkungan, dan eksplorasi sumberdaya bumi.

Persyaratan Peserta

Calon peserta adalah lulusan S1 dari jurusan atau program studi Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, Teknik Geofisika, Geofisika dan Meteorologi, Teknik Perminyakan, Teknik Sipil, Geografi Fisik, Teknik Lingkungan dan Fisika Bumi, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta dan lulusan luar negeri

IndonesiaEnglish