International Seminar on Marine Denpasar, 9-10 June 2011

fitb.itb.ac.id KK Oseanografi – FITB bekerjasama dengan Balai Riset dan Observasi Kelautan (BROK) dan Universitas Udayana mengadakan Seminar Internasional Kelautan selama dua hari, 9-10 Juni 2011 di gedung Pascasarjana Universitas Udayana. Tahun ini, tema seminar adalah Pengelolaan Sumberdaya Laut dan Pesisir yang Berkelanjutan di Kawasan Coral Triangle Initiative (CTI), dengan Tiga Sub Tema yaitu Dinamika Oseanografi di Kawasan CTI, Kerentanan di Kawasan CTI Akibat Perubahan Iklim dan Pengelolaan Sumberdaya Laut dan Pesisir di Kawasan CTI. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mempertemukan para peneliti, akademisi, dan pengambil kebijakan di Indonesia dan dunia guna merumuskan dan melakukan langkah-langkah mitigasi dan adaptasi yang dianggap perlu untuk menjaga kelestarian terumbu karang di kawasan CTI tersebut.

Kegiatan seminar dibuka oleh Prof. Dr. I Komang Gede Bendesa, M.A.D.E Pembantu Rektor I Universitas Udayana. Dilanjutkan kemudian penandatanganan kerjasama antara Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB dengan Puslitbang Sumberdaya Laut dan Pesisir Balitbang KP dan antara Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB dengan Fakultas Pascasarjana Universitas Udayana. Bertindak sebagai keynote speaker adalah Prof. Dr. Jamaluddin Jompa dari KKP, Prof.Dr. Eddy A Subroto dari ITB dan Prof. Dr. Tasuku Tanaka dari CReSOS Universitas Udayana. Hadir pula para pembicara undangan yaitu Prof. Dr. Safwan hadi (KK-OS, ITB), Prof. Dr. Suharsono (LIPI), Dr. Takahiro Osawa (CReSOS – UNUD), Dr. Wei Dong Yu (FIO, SOA – China), Dr. Joanne Wilson (TNC – Australia), Dra. Nurhayati, M. Sc (BMKG), Dr. Sukrasno (FA, ITB), dan Dr. I Wayan Arthana, M.S (PPLH – UNUD). Seminar diikuti oleh sekitar dua ratus lima puluh peserta dengan lima puluh diantaranya berpartisipasi sebagai pemakalah umum.

Peserta yang ikut berpartisipasi dalam seminar ini terdiri dari peneliti baik dari lembaga penelitian dan NGO di Indonesia, China, Jepang dan Australia, maupun peneliti dari Universitas di bidang Kelautan, serta mahasiswa-mahasiswa dari Prodi Oseanografi ITB, Jurusan Kelautan dari Universitas Hasanuddin – Makassar, Universitas Padjajaran – Bandung, Universitas Trunojoyo – Madura, Universitas Hangtuah – Surabaya, dan masih banyak lagi. Diharapkan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan dan dipaparkan dalam seminar ini, akan diambil langkah – langkah yang signifikan serta kebijakan publik yang bisa mendukung kinerja semua pihak sebagai tindak lanjut dari permasalahan yang terjadi di kawasan CTI.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish