Kuliah Umum GREAT : Apa dan Dimana Sesar Lembang ?

Bandung, fitb.itb.ac.id (25/03) ” Apa dan dimana sesar lembang ?” itulah tema Kuliah Umum Program Studi Magister dan Doktor GREAT yang diselenggarakan di R. Hilmi Panigoro Teknik Geologi mulai pkl. 14.00 s.d 16.45 WIB. Kuliah umum dan diskusi tersebut menghadirkan pakar-pakar kegempaan diantaranya Dr. Agus H Harsolumakso (Teknik Geologi/ITB), Dr.Ir. Budi Brahmantyo, M.Sc (Teknik Geologi ITB/Aktivis Kelompok Riset Cekungan Bandung), Afnimar, Ph.D (Geofisika ITB), Dr. Eko Yulianto (Geoteknologi LIPI) dan Deny Hilman Natawidjaja,Ph.D (Geoteknologi LIPI).

GREAT sebagai program pendidikan yang berfokus kepada kegempaan vulkanik dan tektonik aktif,  mengangkat tema tersebut tidak lepas dari keadaan Indonesia yang rawan akan bencana gempa. Gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang merupakan pelajaran penting untuk selalu siap siaga terhadap terjadinya gempa bumi. Karena gempa tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi, maka perlu dilakukan persiapan termasuk dari penelitian ilmiah guna meminimalisir terjadinya korban.

Menurut hasil penelitian Dr. Eko Yulianto sesar lembang cukup menarik dan unik sampai akhirnya ditemukan bukti-bukti geologi tentang terjadinya gempa dengan magnitude cukup besar dan sekaligus membuktikan bahwa sesar lembang adalah sesar aktif. Sementara Dr. Irwan Meilano mengukur pergerakan menggunakan GPS berdasarkan hasil penelitiannya pergerakan tiap tahunnya mencapai 2mm/tahun. Pada peta mitigasi bencana Indonesia terbaru sesar Lembang dimasukan sebagai daerah yang rawan akan gempa untuk itu perlu kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk mensosialisasikannya, agar dapat mengurangi resiko terjadinya korban.

Sebelum diselenggarakan kuliah umum, Program Studi GREAT mendapat bantuan dari Kantor Presiden Bidang Bencana dan dari BNPB masing-masing menyumbang 100 juta rupiah.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish