Diskusi Climate Change, Carbon Trading, Remote Sensing & GIS Bersama Mr. William Battye (GERES, Kamboja)

Pada hari Rabu 6 Mei 2009 mulai pukul 09.00 – 10.30 WIB Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian menerima kehadiran Mr. William Battye dari GERES (Groupe Energies Renouvelables, Environnement et Solidarit├ęs), Kamboja. Dalam kunjungan tersebut Mr. William Battye memamparkan aktifitas GERES serta perannya dalam mengefisiensi penggunaan enerji, isu perdagangan karbon termasuk peran strategis dari teknologi penginderaan jauh dan SIG dalam analisis perubahan tutupan lahan (land cover) dan penggunaan lahan (land use).

Diskusi dimoderatori oleh Prof. Dr. Ishak Hanafiah Ismullah (Ketua KK Inderaja dan SIG) dihadiri oleh beberapa staf dosen FITB. GERES merupakan lembaga non pemerintah berpusat di Marseille, Perancis, berdiri sejak 1976. GERES Kamboja merupakan salah satu cabang yang ada di Asia Tenggara. Beberapa aktifitas GERES antara lain inovasi teknologi dalam efisiensi penggunaan enerji seperti pembuatan kompor tradisional berbahan bakar arang. Penyusunan kebijakan iklim juga menjadi fokus kegiatan organisasi ini akibat dari fenomena perubahan iklim dan pemanasan global.

GERES juga akan proaktif memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dan SIG dalam melakukan pemetaan biomass. Proyek pertama yang dilakukan oleh GERES di Indonesia adalah dengan memetakan kondisi biomass pulau Jawa memakai data satelit. GERES secara terbuka ingin membuat kerjasama dengan beberapa KK di lingkungan FITB seperti KK Inderaja dan SIG serta KK Sains Atmosfer.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish