SEMINAR NASIONAL GEOLOGI 2008

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua acara, Ciputra Hardana. Selanjutnya sambutan diberikan oleh Kepala Program Studi Geologi, Dardji Noeradi, serta terakhir sambutan diberikan oleh Rudianto Hamid, mewakili Dekan FITB dan Rektor ITB yang pada acara tersebut berhalangan hadir. Seminar ini dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama, ada 4 presentasi yang dilakukan oleh Luluk Sumiarso (Dirjen Migas), Taslim Yunus (BP Migas), Ong Han Ling (CBO Geoservice), dan Paskah Suzetta (Menteri Negara PPN dan Ketua Bappenas), yang pada saat seminar tersebut diwakilkan. Ada banyak hal yang menjadi fokus pembahasan pada seminar bertaraf nasional ini, seperti Prediksi Kebutuhan Energi Indonesia Terkait dengan Pertumbuhan Penduduk Indonesia Tahun 2045. Sementara itu Luluk memberikan presentasi mengenai Bagaimana Dirjen. Migas Menjawab Permasalahan Kebutuhan Energi di Indonesia dan Langkah yang Harus Dilakukan dalam Menyelesaikannya”. Sesi I dilanjutkan dengan presentasi Taslim mengenai “Kebijakan Migas yang Ada Apakah Sudah Relevan dan Menguntungkan Bagi Indonesia?”. Untuk presentasi terakhir di sesi I, Ong Han Ling menjelaskan mengenai efisiensi yang Diperlukan Dalam Peningkatan Pendapatan Negara dari Produksi Migas”. Acara sesi 1 ditutup dengan diskusi seluruh peserta seminar, dan istirahat. Sesi kedua dibuka oleh presentasi Koesoemadinata, seorang praktisi Migas, yang makalahnya berjudul Potensi Migas di Indonesia dan Eksplorasinya. Dilanjutkan dengan Bambang Kustono, Dirut PT. Pertamina Geothermal Energy yang memberikan presentasi mengenai Mampukan Energi Geothermal Memenuhi Energi Indonesia dalam Mengatasi Krisis Migas. Acara ditutup dengan penyerahan kenang–kenangan dan penarikan undian doorprize bagi para peserta yang menghadiri acara seminar Geologi ini.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish