Forum Geologi Terapan FITB

D Erwin Irawan, ST. MT memaparkan hasil penelitian berjudul ” Hydrochemistry Characterization to Classify Groundwater System on Mt. Ciremai Volcanic Aquifer System” pada hari kamis(17/4). Presentasi yang berlangsung di Ruang Sidang Prodi Teknik Geologi ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan rutin bulanan KK Geologi Terapan FITB. Gunung Ciremai yang terletak di perbatasan Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Cirebon selatan memiliki sekitar 200 mata air bawah tanah. Guna melindungi jumlah dan kualitas mata air dan air sumur, penting diketahui karakteristik sistem hidrogeologi yang ada. Persoalan utamanya adalah bagaimana menghubungkan wilayah resapan (recharge area) di daerah puncak dengan wilayah keluaran (discharge area) di daerah lereng dalam bentuk sabuk sumur dan mata air. Tujuan riset ini adalah sistem hidrogeologi skala kecil pada punggung Gunung Ciremai, air tanah dangkal, dan air phreatic. Metodologi penelitian Erwin terdiri atas 3 kelompok bidang parameter meliputi observasi mata air, hydrochemistry, dan analisis statistik. Sebanyak 15 parameter dianalisa dengan menggunakan analisis komponen prinsip (PCA) dan analisis kluster (CA). Sumber mata air utama di Ciremai adalah air mata patahan (fracture) dan tekanan (depression). Air mata patahan terutama berasal dari aliran lava sedangkan mata air tekanan berasal dari kontak antara butiran tanah lapukan dengan batuan pyroclastic muda. Keluaran mata air semakin besar pada ketinggian yang lebih rendah. Kondisi ini mengindikasikan aliran air tanah terakumulasi pada sabuk mata air pada zona yang lebih rendah. D. Erwin Irawan adalah peneliti pada KK Geologi Terapan FITB. Erwin meraih gelar Magister Teknik Geologi ITB pada tahun 2001 dengan tesis berjudul “Karakterisasi Sistem Akifer dan Aliran Air Tanah pada Gunung Api Strato. Studi kasus: Zona Mata Air di Lereng Timur Gunung Ciremai, Cilimus”Jalaksana, Indonesia”. Selain Erwin, pertemuan rutin bulanan KK Geologi Terapan FITB ini juga diisi dengan presentasi Analisis Sumber Endapan Volkanik untuk Merekonstruksi Sistem Akifer Gunung Api di Daerah Cikalong Wetan, Kab. Bandung oleh Munib Ikhwatun Iman.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish