Riset KK GT : Studi Pendahuluan ASR Pada Cekungan Bandung

Studi Pendahuluan Aquifer Storage and Recovery (ASR) Pada Cekungan Bandung, Studi Kasus: Model Laboratorium Komplek PT. BSTM Dayeuhkolot dan PT. Sunsonindo Rancaekek.
Ketua Tim: Deny Juanda Puradimaja, Prof.Dr.Ir. (KK Geologi Terapan)

Anggota:
1. Lambok Hutasoit, Ir, Ph.D (KK Geologi Terapan)
2. Pudjo Sukarno, Dr. Ir. (KK Teknik Pemboran, Produksi dan Manajemen Migas)
3. D. Erwin Irawan, ST,MT (NIM: 320 05 002) (KK Geologi Terapan)
4. Aprianto, ST (NIM : 200 73 166) (Mahasiswa S2 Teknik Airtanah)
5. Amega Yasutra, ST. MT (KK Teknik Pemboran, Produksi dan Manajemen Migas)

Pengambilan airtanah pada Cekungan Bandung yang didominasi untuk keperluan industri secara terus-menerus setiap tahunnya mengalami kenaikan, hal tersebut telah mengakibatkan penurunan muka airtanah secara bervariasi di beberapa tempat antara 0,32 – 15,12 m/tahun (DGTLKP, 2002). Dalam kondisi tersebut, salah satu upaya pemulihannya adalah dengan melakukan pembuatan sumur resapan pada kedalaman tertentu.
Penelitian yang akan direncanakan dalam usulan ini adalah Studi Pendahuluan Aquifer Storage and Recovery (ASR) pada Cekungan Bandung, dengan Studi Kasus: Model laboratorium komplek PT. BSTM Dayeuhkolot dan PT. Sunsonindo Rancaekek. Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah seberapa jauh air yang diinjeksikan ke dalam akifer tertekan mempengaruhi kondisi airtanah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model laboratorium sumur Aquifer Storage and Recovery untuk Cekungan Bandung dengan metode hidrodinamika banyak sumur. Metodologi yang diusulkan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan pengukuran geolistrik, pengukuran muka airtanah di sekitar komplek PT. BSTM Dayeuhkolot dan PT. Sunsonindo Rancaekek, pengukuran karakteristik fisik/hidrolik akifer, pemodelan pergerakan stored water dan pemodelan perubahan muka airtanah sebelum dan sesudah injeksi ke dalam akifer.
Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model laboratorium sumur Aquifer Storage and Recovery untuk Cekungan Bandung yang bermanfaat bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penanganan cekungan airtanah kritis khususnya untuk Cekungan Bandung. Sehingga dalam rangka pemulihan Cekungan Bandung akan diketahui berapa banyak sumur resapan yang harus dibuat, berapa kedalamannya, dimana lokasi pembuatannya dan berapa volume air yang harus diinjeksikan.

Berita Terkait

IndonesiaEnglish